jsBonong: 2011

Kamis, 03 Maret 2011

Lingkungan Awu-Awu yang masih asri

         Awu-Awu merupakan tempat yang sangat indah dan sangat asri.Selain pemandanganya bagus disana udaranya sangat sejuk dan segar.Karena di lingkungan Awu-Awumasih banyak hutan yang belum gundul dan disana lingkunganya sangat bersih dari sampah.
Karena itu lingkungan Awu-Awu sangatlah cocok buat tempat wisata.Karena keasrianya di Awu-Awu masih banyak berbagai jenis tanaman langka, seperti: bunga Raflesia,Kayu manis,dll.Selain tanaman langka disana juga banyak fauna(hewan) yang sulit ditemukan di daerah lain.Maka dari itu Awu-Awu menjadi salah satu paru-paru di kabupaten Banyuwangi.

C.P.A - generation

                 C.P.A generation adalah suatu geng atau kelompok yang ada dipinggiran kota awu-awu,kecamatan sempu.Mulanya kelompok ini bukanlah C.P.A generation melainkan "ANKER".Bergantinya nama kelompok ini disebabkan karena salah satu anggotanya keluar dari kelompok.Kelurnya satu anggota C.P.A generation dikarenakan ia sedang mencari pengalaman dengan cara merantau di kota sebrang(jember). 

               ANKER berdiri pada tanggal 07 juli 2007,dan dirubah namanya menjadi C.P.A generation pada tanggal 12 september 2007. Pelopor atas dirubahnya nama "ANKER" menjadi C.P.A generation adalah Bayu(ketol).Dan markas besar C.P.A generation berada di Jln.Bendokerep no.41,itu adalah rumah dari kakeknya salah satu anggota C.P.A generation.

 C.P.A generation itu kepanjangan dari"community pelajar awu-awu".Dikarenakan semua anggotanya masih menjadi pelajar.Kelompok ini diketuai oleh Dwi(sarwok),dan anggotanya ialah: 1.Robi(jambrong) ,sekolah di smpn 1 sempu kelas 8
           2.Hendra(mandrak), sekolah di smpn 1 sempu kelas 8
           3.Anang(Bonong) ,sekolah di smpn 1 genteng kelas 9
           4.Rofik(Kellink),sekolah di smpn 1 genteng kelas 9
           5.Angger(Ateng),sekolah di sma darussolah singojuruh kelas 12
           6.Aris (Boneng),sekolah di smpn 1 sempu kelas 9
           7.Ari (wid),sekolah di smpn 1 sempu kelas 9
           8.Bayu(Ketol),sekolah di smpn 1 sempu kelas 9
           9.Bagus(Guseng),sekolah di smpn 1 atap kelas 7
Dan yang terakhir adalah ER,ER inilah yang keluar dari kelompok.

   Semua anggota dari C.P.A generation adalah asli anak awu-awu.Dan Mereka semua sudah  bersahabat sejak kecil.Karena itulah semua anggotanya sangat rukun seperti keluarga sendiri.Anggota C.P.A generation ada yang bersaudara kembar yaitu Ari & aris.

   Di C.P.A generation mereka juga sambil belajar untuk mengembangkan bakat-bakat yang di miliki oleh semua anggota kelompok.Banyak bakat yang dimiliki oleh anggota kelompok diantaranya bakat main musik(ngeband),bahkan ada salah satu anggota kelompok yaitu Angger(Ateng) telah memiliki band sendiri yang sudah keluar masuk dapur rekaman.Bandnya adalah "B-etnic".Di "B-etnic" Angger(Ateng) memainkan alat musik bass.

   Selain dalam dunia musik ,masih banyak bakat lainnya,seperti halnya bidang olahraga ataupun otomotif.Di bidang olahraga,sepak bola,badminton dan karatelah yang bakatnya sangat terlihat.Ada salah satu anggota yang bernama Robi(Jambrong) yang sangat lihai bermain sepak bola.Dan dia sekarang sudah menjadi centre back andalan dari "PERSIT" Temuasri junior.
    Selain itu membuat klub sepak bola yang pemainnya adalah anggota dari C.P.A generation. klub ini mereka beri nama "KROMOLEO fc".Dan di bidang otomotif mereka membuat kelompok sepeda motor antik.
Dengan adanya C.P.A generation persahabatan mereka tetap akan terjaga dan tidak akan terputus dan bubar sampai akhir masa. 

Selasa, 22 Februari 2011

NIAS TERANCAM KELAPARAN

      Gunung sitoli- Korban gempa bumi dipulau Nias,provinsi Sumatra Utara, kini menghadapi kesulitan pangan.Mereka terancam kelaparan karena persediaan menepis, semantara bantuan logistik tidak terdistribusi denagn baik.Warga diluar wilayah radius 10 atau 15 kilometer dari Gunung Sitoli, ibu kota dari kabupaten Nias, nyaris tidak mendapatkan bantuan, dan mereka dalam kondisi kekurangan makanan.
      Menurut informasi,warga yang tidak terjangkau bantuan mulai mengonsumsi makanan seadanya.Sebagian mengonsumsi singkong dan pisang yang bisa diperoleh dari kebun.Tetapi,tidak semuanya bisa mendapatkan pisang atau singkong,khususnya di Nias bagian utara, karena sebagian besar warga Nias bukan petani bahan pangan.
      Sejak beberapa tahun lalu,petani di Nias lebih banyak mengembangkan tanaman kakao,kelapa,dan karet sehingga tanaman piasang dan singkong tidak banyak lagi.Bantuan yang diterima warga Nias umumnya didistribusikan oleh yayasan ,lembaga keagamaan,dan perusahaan-perusahaan,tetapi jumlahnya terbatas sehingga tidak cukup untuk semua korban.Sebagian besar bantuan dari perusahaan-perusahaan dikirim dengan tujuan karyawan perusahaan tersebut di Nias yang jadi korban gempa.Oleh karena itu,sekarang, bantuan sangat diperlukan masyarakat di desa-desa.Harga bahan makanan juga melonjak drastis.Harga gula sempat mencapai Rp 15.000 per Kg dan beras Rp 10.000 per Kg.Seandainya bantuan tidak segera datang, mungkin harga itu akan naik terus.